Naskah Film Pendek Horor Komedi Tiga Orang

Daftar Isi

Naskah Film Pendek Horor Komedi Untuk Tiga Orang, unik dan kreatif.

Nama Tokoh Dialog Ekspresi / Aksi
Penagih Halo, Ca! Mana? Katanya hari ini mau bayar semua utang kamu? Berbicara lewat telepon dengan nada tegas.
Ica Aduh, Bang, janji deh kasih saya sedikit waktu lagi. Saya mohon. Kali ini bakal saya usahakan. Lagi pula, job saya lagi sepi. Memohon dengan wajah cemas.
Penagih Masa bodoh! Pokoknya hari ini harus sudah ada uangnya! Marah, lalu memutus telepon.
Ica Aduh, gimana ini? Belum ada job manggung lagi. Harus minta tolong ke siapa coba? Gelisah, mondar-mandir sambil menggigit jari.
Narator Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu: tok, tok, tok! Ica terkejut mendengar pintu diketuk.
Ica Siapa lagi, sih, di saat genting seperti ini? Bergegas membuka pintu.
Yoga Halo, Ica! Boleh masuk nggak nih? Eh, ngomong-ngomong, ada siapa aja di rumah? Masuk dengan santai.
Ica Apa sih, sok asyik banget! Nggak usah banyak tanya, cepetan masuk! Menjawab ketus.
Yoga Wih, wih, wih! Galak banget hari ini. Kayak habis ditagih bank emok! Meledek sambil tertawa.
Ica Kebetulan kamu ke sini, Yog. Gimana, Tim Samudra Atlanta kita udah ada job manggung belum? Kalau belum, aku boleh pinjam duit dulu nggak? Berbicara serius dan penuh harapan.
Yoga Buset! Emangnya mau pinjam berapa, Ca? Terkejut dan penasaran.
Ica Dua puluh juta, Yog. Ada nggak? Menatap Yoga dengan penuh harap.
Yoga Buset! Dua puluh juta? Nggak ada! Bisa jual sawah warisan gue kalau segitu! Melotot kaget sambil memegang kepala.
Ica Terus harus minta tolong siapa lagi, nih? Job lagi sepi pula! Kembali gelisah.
Yoga Kenapa nggak minta sareat aja? Gue tahu tempat yang cocok, teruji, dan bersertifikat! Berbicara dengan gaya misterius.
Ica SNI, kan? Ya udah, ayo! Aku siap-siap dulu! Antusias dan masuk kamar.
Yoga Hadeh, lu kira dukun ada uji laboratoriumnya? Pakai barcode SNI segala! Menggeleng sambil menghela napas.
Narator Yoga mengirim pesan kepada seseorang. Tak lama kemudian, Ica dan Yoga berangkat menuju rumah seorang dukun. Yoga tersenyum penuh siasat.
Dukun Meong, meong! Suara lalat ngeong, suara kambing... hahaha! Duduk santai sambil membaca mantra aneh.
Dukun Akhirnya kalian datang juga. Lama sekali saya menunggu! Tertawa misterius saat mereka masuk.
Ica Yang benar, Mbah? Berarti Mbah sudah tahu kalau kami mau datang ke sini? Terkejut dan kagum.
Dukun Kedatangan kalian sudah saya ramalkan dua hari sebelumnya! Hahaha! Tertawa penuh percaya diri.
Yoga Tuh, kan! Apa kata gue, Ca? Ini bukan dukun sembarangan! Mengangguk meyakinkan Ica.
Dukun Kamu ingin meminta sareat supaya aura terpancar dan job manggung makin lancar, bukan? Memotong ucapan Ica dengan gaya misterius.
Ica Wah, Mbah benar-benar sakti! Kalau begitu, permintaan saya bisa dikabulkan? Terbelalak kagum.
Dukun Tentu saja. Tapi ada syarat yang harus kamu penuhi! Mengangkat telunjuk dengan wajah serius.
Ica Apa syaratnya, Mbah? Apa pun akan saya penuhi, asalkan job manggung saya ramai! Berbicara penuh harapan.
Dukun Sekarang tutup mata menggunakan kain ini. Kita mulai ritualnya! Menyerahkan kain penutup mata.
Ica Tunggu dulu, Mbah. Kok ritualnya makin aneh? Saya jadi curiga! Melepas penutup mata dan menatap mereka tajam.
Ica Jadi kalian berdua mau menipu aku? Utang belum lunas, sekarang malah hampir kena tipu dukun palsu! Marah sambil menunjuk Yoga dan dukun.
Yoga Maaf, Ca! Gue bisa jelasin! Panik dan mundur perlahan.
Narator Apakah Ica berhasil keluar dari masalahnya? Bagaimana nasib Yoga dan dukun gadungan itu? Saksikan kelanjutannya di episode berikutnya! Musik komedi misteri, layar perlahan menggelap.

Posting Komentar