Naskah Film Pendek Komedi Horor Psikologis

Daftar Isi

Naskah Film Pendek untuk 2 orang, Genre Komedi Horor Psikologis

Sinopsis:
Udin adalah seorang kurir paket yang mengantarkan pesanan kepada seorang wanita bernama Sinta. Namun, pengantaran paket senilai Rp500.000 itu berubah menjadi pengalaman mengerikan ketika Sinta menolak membayar dan menunjukkan perilaku yang mengancam keselamatan Udin.

JUDUL: KONSUMEN COD


ADEGAN 1 — DI DEPAN RUMAH SINTA

Udin mengetuk pintu rumah Sinta untuk mengantarkan paket COD.

TokohDialog
UdinTok tok tok! Misi, paket! Pak, paket!
Sinta(Membuka pintu) Iya, paket apa ya, Mas?
UdinOh, Mbak. Ini paket skincare glowing mempesona, COD ya, Mbak.
SintaOh, skincare. Berapa?
UdinLima ratus ribu, Mbak. Totalnya Rp500.000.
SintaOke, sebentar ya, Mas. Saya ambil uangnya dulu.

ADEGAN 2 — UDIN MULAI CURIGA

Sinta masuk untuk mengambil uang, tetapi tak kunjung kembali. Setelah menunggu selama 20 menit, Udin mulai bosan dan memutuskan mencari Sinta di dalam rumah. Ia menyusuri setiap sudut ruangan hingga masuk ke kamar.

TokohDialog
UdinMbak, ke mana sih, Mbak? Gimana jadinya?
NarasiTanpa disadari Udin, Sinta sudah berdiri di belakangnya sambil tersenyum menyeramkan.
SintaKenapa, Mas?
UdinAstaga! Mbak, ini paketnya mau dibayar atau gimana? Saya mau nganterin paket ke tempat lain.
SintaBuru-buru amat, Mas. Taruh dulu aja paketnya di situ.
UdinBayar dulu dong, Mbak. Masa mau ditaruh gitu aja?
SintaMasnya mau pulang selamat atau mau selamanya di sini?
UdinMaksudnya, Mbak?
SintaSini dulu.
AksiSinta menarik tangan Udin.
UdinApa-apaan ini, Mbak? Saya ke sini cuma mau nganterin paket doang!
SintaTenang, nanti aku bayar paketnya. Sekarang kamu ikuti kemauan saya.
UdinMbak, Mbak, Mbak! Saya nggak mau, ya, kayak gini!
SintaSsst! Kamu tahu kenapa kamu saya giniin?
UdinNggak tahu, Mbak. Cukup, Mbak. Saya mau pulang.
SintaEits! Mau dibayar nggak?
UdinNggak apa-apa, Mbak. Saya bawa lagi aja paketnya.
SintaNggak bisa gitu dong. Kamu ke sini kan mau saya bayar.
UdinNggak, Mbak. Makasih.
SintaBISA DIEM NGGAK?! (Nada tinggi)
AksiUdin kaget dan terperangah.
SintaGitu dong. Udah, kamu diem aja, biar aku yang kuasai medan.
AksiUdin hanya bisa pasrah menghadapi situasi tersebut.

ADEGAN 3 — RENCANA SINTA

Setelah Udin tertidur, Sinta mulai melancarkan rencananya yang mengerikan. Namun, Udin terbangun sebelum rencananya terlaksana.

TokohDialog
SintaHahahaha! Enak juga ini tukang paket. Tapi lebih enak lihat tubuhnya tanpa busana, sekalipun itu kulit.
NarasiUdin mendengar bisikan Sinta. Saat Sinta mendekat sambil membawa benda tajam, Udin terbangun dan terkejut bukan kepalang.
UdinMbak, Mbak! Jangan macam-macam ya, Mbak! (Suara gemetar)
SintaEh, bangun! Jadi enak nih sensasinya.
UdinMbak, please! Saya masih pengen hidup!
SintaSsst! Nggak bakal sakit, kok, kok. (Mendekati Udin sambil membawa sebilah pisau atau garpu.)
UdinTo... to... tolong! Tolong!
SintaNggak akan ada orang yang bisa dengerin kamu. Teriak saja sekencang mungkin!
UdinTolooong!
AksiSinta menggesekkan benda tajam itu di dekat pipi Udin. Udin tampak gemetar ketakutan.
UdinMbaaaak! Saya masih pengen hidup!
SintaKamu lebih baik di surga bersama pangeran-pangeranku.
AksiUdin terdiam dengan wajah panik.
SintaHiaaat! (Sinta mengangkat benda tajam tersebut.)
AksiLayar perlahan menjadi gelap (fade out). Adegan kekerasan tidak diperlihatkan secara langsung.
SintaLaki-laki zaman sekarang, hahaha!

Demikian naskah film pendek untuk 2 orang, naskah horor psikologis.

Posting Komentar